Minggu, 20 Mei 2012

Wikipedia, Sasaran Baru Para Hacker?


HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Wikipedia sebagai kamus online terbesar tentunya menarik banyak minat dari pihak iseng untuk menyerangnya, termasuk para hacker.

Bahkan salah satu kabar terbaru, para pengguna sempat melihat iklan banner di Wikipedia. Padahal Wikipedia merupakan situs bebas iklan, yang pendanaannya hanya berbasiskan donasi saja.

Perwakilan Wikipedia mengatakan jika pengguna melihat iklan di situs mereka, maka itu tanda bahwa malware sudah menyerang PC mereka. "Kami tidak pernah menjalankan iklan di Wikipedia. Situs kami dijalankan melalui donasi orang-orang," ujar Philipe Beaudette, Director of Community Advocacy, Wikipedia.

"Kami mengumpulkan dana tiap akhir tahun. Jadi jika anda melihat iklan di situs kami, mungkin pertanda bahwa browser anda telah terkena malware," tambah Beaudette. "Kami di sini untuk mendistribusikan ilmu pengetahuan ke siapapun di Bumi. Bebas iklan selamanya," pungkasnya.

Wikipedia saat ini memang sangat populer, karena selain menjadi incaran para hacker, mereka juga cukup disegani oleh pemerintah AS, karena mereka cukup 'vokal' dalam menanggapi isu-isu kebebasan di internet. Beberapa waktu yang lalu saja, Wikipedia sempat melakukan blackout, dalam rangka protes melawan SOPA.

Pendiri Wikipedia, Jimmy Wales, mengatakan bahwa ensiklopedia online tersebut dimatikan sementara, sebagai aksi protes terhadap pakta SOPA yang saat itu sedang dalam pertimbangan pihak Kongres AS. Wales saat itu mengumumkan langkah tersebut melalui akun Twitter.

Situs ensiklopedia online tersohor tersebut akan mematikan versi Inggris selama 24 jam, terkait aksi protes terhadap SOPA dan Protect Intellectual Property Act (PIPA). Stop Online Piracy Act (SOPA) adalah sebuah pakta yang diusulkan oleh pemerintah Amerika Serikat dalam memerangi pelanggaran hak cipta di internet, yang sanksinya adalah para penyedia layanan internet boleh memblokir situs-situs bersangkutan.

Namun bagi beberapa pihak, pakta tersebut dirasa melanggar demokrasi terutama dari aksi sensor internetnya, yang bisa melumpuhkan internet. WikiPedia saat itu merupakan situs pertama yang mengumumkan rencana protes radikal tersebut. Dengan sekira 25 juta pengunjung tiap harinya, maka tentu saja pengguna mengalami 'kelumpuhan internet'.

[inilah.com]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar