Tampilkan postingan dengan label Space. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Space. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Juni 2012

Wuzz! Besok malam asteroid super besar melintasi bumi

merdeka.com


HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Apa jadinya apabila bumi ditabrak sebuah asteroid yang sangat besar? Hancur? Kemungkinan banyak yang akan mengatakan bumi akan mengalami kerusakan hebat atau hancur bahkan mungkin akan mengatakan itulah kiamat.

Pada tanggal 10 Juni kemarin seorang astronom bernama Rob McNaught bersama dengan beberapa rekannya telah menemukan satu asteroid baru yang belum pernah dijumpai sebelumnya. Oleh karenanya, para astronom tersebut menamakan asteroid ini 2012 LZ1. McNaught menemukan 2012 LZ1 ini dengan menggunakan Uppsala Telescope di Siding Spring Observatory, Australia.

Menurut laporan para astronom tersebut, kemungkinan besar 2012 LZ1 akan melintasi bumi pada hari kamis untuk negara-negara yang menganut zona waktu EDT atau hari Jumat untuk negara-negara yang menganut zona waktu GMT dan Indonesia adalah negara yang menganut zona waktu GMT +7.

Menurut MSN.com, 2012 LZ1 ini akan melintasi bumi pada pukul 8 malam waktu EDT atau 23.10 waktu GMT. Walaupun menurut analisa para astronom, asteorid yang mempunyai ukuran 1000 x 2300 meter ini tidak membawa efek buruk apapun bagi bumi dan seisinya, namun jarak lintasnya yang sangat dekat dengan bumi sangat mengkhawatirkan sekali.

Para astronom mengatakan bahwa asteroid ini dapat 'ditangkap' dengan menggunakan kamera karena jarak lintasnya yang sangat dekat dengan bumi. Menurut estimasi para astronom, 2012 LZ1 memiliki ukuran hampir sama dengan 2005 YU55. Kedua asteroid super besar ini dikategorikan hazardous asteroid.

Pada saat diketemukannya, 2005 YU55 mempunyai jarak sekitar 4.65 juta mil dari bumi dan pada tanggal 8 November 2011 lalu, menurut En.Wikipedia.org, jarak asteroid ini dengan bumi hanya sekitar 324,900 kilometer atau 201,900 mil saja. Diperkirakan pada tahun 2075, 2005 YU55 hanya berjarak sekitar 190,000 kilometer saja dari bumi. Apakah kita masih hidup sampai tahun 2075?

Rabu, 06 Juni 2012

Fenomena Venus bernuansa 666



HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Kejadian 105 tahun sekali yaitu ketika planet tetangga bumi bernama Venus akan 'transit' ke matahari akan terjadi pada hari ini (06/06). Banyak orang yang sudah mulai membicarakan kejadian yang hanya terjadi sekali dalam berpuluh-puluh tahun ini.

Namun, ada beberapa hal yang patut diketahui dari fenomena puluhan tahun sekali ini. Menurut Usatoday.com, banyak orang awam yang hanya ingin mengetahui fenomena Venus ini dan mereka tidak mengetahui beberapa fakta di baliknya. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang patut diketahui seputar 'transit'nya Venus ke matahari.

1. Kejadian ini hanya akan terjadi sekali seumur hidup
Dikatakan hanya akan terjadi sekali dalam seumur hidup karena rentang usia manusia terlama hanya mencapai kisaran 50 sampai 80 tahun. Hanya sedikit orang saja yang dikaruniai umur panjang. Memang, pihak astronom dan para ilmuwan telah mencatat bahwa sebelum hari ini, pada tanggal 08 Juni 2004 silam, Venus juga telah 'berwisata' ke matahari. Namun, para ahli mengatakan bahwa, setelah tanggal tersebut dan dilanjutkan dengan hari ini, Venus akan kembali 'transit' ke matahari pada tahun 2117. Apakah Anda masih hidup di tahun tersebut?

2. Kendala cuaca
Para ahli mengatakan bahwa kemungkinan hari ini, cuaca agak sedikit tidak menentu. Di sebelah Timur laut dan Barat Laut Pasifik akan berkabut dan hujan. Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Jonathan Erdman, Weather Channel Meteorologist. Orang-orang di New York, Boston, dan Seattle, kemungkinan akan kesulitan untuk mengamati fenomena luar angkasa ini. Hal tersebut juga dialami oleh orang-orang yang berada di daerah Texas. Namun, berita baiknya, cuaca di Amerika utara dan California Selatan, sangat bersahabat. Begitu pula di Chicago, Kansas, Nashville, Los Angeles, Las Vegas, dan Phoenix, cuacanya sangat mendukung untuk melihat fenomena ini.

3. NASA akan membantu perlihatkan fenomena Venus ini
Mungkin poin nomor dua di atas hanya mencakup daerah di Amerika Serikat saja. Lantas, bagaimana dengan daerah-daerah lain di luar Amerika Serikat? Tenang. Menurut NASA, organisasi luar angkasa Amerika Serikat ini akan menampilkan fenomena ini secara online. Dengan NASA live webcast, maka setiap orang di seluruh dunia, termasuk di daerah Hawaii, Alaska, Svalbard, dan Arctic, dapat menikmati pemandangan langit ini. NASA live webcast akan disiarkan pada pukul 5.45 sore waktu setempat.

4. Bernuansa 6
Venus akan melakukan 'transit' ke matahari pada tanggal 6 bulan 6 pada pukul 6 sore. Apabila semua digabung, maka akan muncul tiga deret huruf 666. Apabila anda percaya akan angka-angka setan, maka Anda pasti akan mengetahui apa makna di balik angka 666 tersebut.

Mungkin, bagi sebagian orang, 'transit'nya Venus ke matahari ini bukanlah hal yang patut dibesar-besarkan karena tidak mengakibatkan efek apapun bagi hidupnya, namun bagi sebagian orang, kejadian ini adalah suatu hal yang penting, karena tidak semua orang dapat melihat fenomena luar angkasa ini lagi dalam hidupnya. Bagaimana dalam sudut pandang Anda?[merdeka.com]

Rabu, 30 Mei 2012

Duh! Indonesia tidak kebagian tontonan Strawberry Moon, Juni ini


HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Menurut En.Wikipedia.org, gerhana bulan terjadi apabila letak antara matahari, bumi, dan bulan berjajar lurus. Bumi menghalangi sinar matahari untuk menyinari permukaan bulan. Kejadian inilah yang dinamakan gerhana bulan.

Dikarenakan bulan tidak memiliki sinar yang menyilaukan seperti gerhana matahari, maka tidak ada batasan untuk melihat bulan dengan menggunakan mata telanjang. Biasanya, gerhana bula hanya terjadi beberapa jam saja, setelah itu akan berganti dengan pemandangan bulan seperti hari-hari biasanya.

Setelah Supermoon dan gerhana matahari 'cincin api', diperkirakan pada tanggal 4 Juni besok, manusia di bumi akan mendapatkan satu tontonan baru lagi.

Tontonan ini berupa gerhana bulan yang terbelah atau para astronom menyebutnya dengan nama Partial Lunar Eclipse. Disebut dengan terbelah karena, posisi matahari, bumi, dan bulan memang sedikit lurus berhadap-hadapan, namun bulan masih dapat 'mengintip' dan mendapatkan sinar matahari.

Hal tersebut dapat diartikan bahwa, tidak semua permukaan bulan akan tertutup oleh bumi. Tidak seperti gerhana bulan pada umumnya, gerhana bulan kali ini akan berlangsung sedikit lebih lama yaitu kurang lebih 4 jam setengah.

Menurut Space.com, terdapat tiga tahapan dalam gerhana bulan kali ini yaitu, Penumbral eclipse yang terjadi pada 08:48 UTC, Partial eclipse pada 09:59 UTC, dan Greatest eclipse terjadi pada 11:03 UTC. Partial Lunas Eclipse ini juga mendapatkan sebutan beragam dari beberapa daerah, seperti orang di daratan Amerika akan menyebutnya dengan nama Strawberry Moon dan di Eropa kejadian ini dikenal dengan nama Rose Moon.

Sayangnya, menurut Universetoday.com, pemandangan ini akan terlihat jelas untuk wilayah Eropa, Afrika, New England, dan Kanada bagian timur. Untuk orang-orang yang mendiami wilayah Asia dan sekitarnya, tidak akan mendapatkan pemandangan yang terjadi sekali dalam 354 hari.

Seperti yang dituliskan dalam Chinapost.com.tw, penampakan Partial Lunar Eclipse ini akan muncul kembali pada tanggal 26 April 2013. Pada saat itu, hanya 2 persen dari permukaan bulan yang tertutup bayangan bumi. Apakah setelah Partial Lunar Eclipse ini akan muncul sekuelnya lagi seperti Partial Lunar New Moon dan Partial Lunar Breaking Down? Maaf, itu hanya judul film.

[merdeka.com]

Minggu, 27 Mei 2012

Inikah yang menyebabkan matahari sangat panas?


HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Pernah mengetahui bahwa api yang sangat panas adalah api yang berwarna biru bukan merah? Menurut En.Wikipedia.org dan beberapa situs lain menjelaskan bahwa ternyata warna biru yang terlihat oleh mata kita hanyalah fatamorgana saja.

Sesungguhnya, di dalam api tidak pernah ada warna biru, melainkan warna putih atau elemen warna paling panas di dalam api. Mengapa muncul warna biru? Hal tersebut dikarenakan mata manusia tidak dapat melihat cahaya UV atau Ultra-Violet, oleh karenanya, yang dapat ditangkap oleh mata manusia hanyalah warna biru yang sebenarnya berwarna putih.

Sebuah penelitian baru yang dilakukan NASA adalah untuk mengetahui seberapa panas pijar dari matahari. Melalui Nasa Solar Dynamics Observatory, para peneliti akhirnya dapat menyimpulkan bahwa ternyata matahari tidaklah berwarna merah menyala, melainkan berwarna campuran antara oranye, coklat, biru tua, dan putih. Sedangkan, warna merah hanyalah warna ilusi yang ditangkap oleh mata manusia dari kejauhan.

menurut yang dituliskan dalam Dailymail.co.uk, bintang berpijar tersebut memiliki suhu sekitar 600.000 centigrade atau celcius dan memiliki gelombang rentang cahaya Ultra-Violet sepanjang 171 Angstrom.

Dikarenakan daya magnetik dari matahari sangat besar, maka radiasi yang ditimbulkan juga besar. Hal tersebut terus mengancam seluruh kehidupan di bumi, ketika matahari mulai 'beraktifitas' dengan memunculkan erupsi mataharinya.

[merdeka.com]

Sabtu, 19 Mei 2012

Indonesia dan 9 negara lain bakal hancur ditabrak asteroid


HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Tim peneliti dari Universitas Southampton, Inggris, telah menysun daftar sepuluh negara paling bakal hancur jika asteorid menabrak Bumi. Tidak hanya dari total korban tewas, namun juga dilihat dari tingkat kerusakan.

Surat kabar the Daily Mail, melaporkan, Jumat (18/5), sepuluh negara yang bakal tertimpa bencana dahsyat itu secara berurut adalah China, Indonesia, India, Jepang, Amerika Serikat, Filipina, Italia, Britania Raya, Brazil, dan Nigeria. "Mereka cukup besar buat melewati atmosfer BUmi dan menyebabkan kawasan hancur atau dalam skala lebih besar," demikian hasil penelitian itu.

Penelitian ini mengambil data dari NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat). Menurut NASA, terdapat 47 ribu asteroid yang mungkin bisa menabrak Bumi. Asteroid-asteroid berbahaya itu paling kecil berdiameter seratus meter. Orbit mereka dalam radius hingga delapan juta kilometer dari planet kita.

Pesawat ruang angkasa milik NASA, WISE, dua kali memindai langit melalui sinar infra merah. Mereka berhasil memperoleh gambar 600 asteorid berorbit dekat Bumi, termasuk 135 baru. Pemindaian itu berlangsung dua kali
sebelum WISE diistirahatkan awal tahun lalu.

Jika perkiraan imuwan itu menjadi kenyataan, kiamat barangkali sudah dalam jangkauan.

[merdeka.com]

Kamis, 17 Mei 2012

Apa yang Terjadi Saat Kiamat?


HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Tak seorang pun pernah melihat seperti apa kiamat jika terjadi. Namun, menggunakan sisa-sisa planet temuan yang hancur yang mirip Bumi memberi visi kiamat pada penghuni Bumi.

Para astrofisikawan University of Warwick menemukan empat bintang putih kerdil yang dikelilingi debu menutupi planet yang hancur. Bintang kerdil putih sendiri merupakan tahap akhir kehidupan bintang seperti matahari ditandai termonuklir dalam bintang yang mulai ‘membakar’.

Menggunakan Hubble Space Telescope untuk melakukan survei terbesar komposisi kimia atmosfer bintang kerdil putih itu, para peneliti menemukan, unsur-unsur yang paling sering terjadi dalam debu di sekitar keempat bintang tersebut adalah oksigen, magnesium, besi dan silicon di mana empat unsur tersebut membentuk sekitar 93% Bumi.

Ini merupakan bukti, bintang kecil dan padat dikelilingi ‘mayat’ dari dunia yang mereka ‘makan’. Setidaknya salah satu bintang dalam proses mengisap inti planetnya yang kaya zat besi, nikel dan belerang di tingkat sekitar satu juta kilo per detik.

Profesor Boris Gnsicke dari Fakultas Fisika University of Warwick yang memimpin penelitian ini mengatakan, proses destruktif yang menyebabkan munculnya cakram debu di sekitar bintang kerdil putih ini memiliki kemungkinan terjadi pula di tata surya kita, Bima Sakti.

“Apa yang kita lihat pada bintang kerdil putih ini merupakan kondisi beberapa ratus tahun cahaya yang menjadi gambaran masa depan Bumi. Saat matahari mencapai akhir hidupnya, bintang ini menjadi raksasa merah begitu bahan bakar nuklir di intinya habis,” paparnya.

Saat hal ini terjadi pada Bima Sakti, miliaran tahun dari sekarang, matahari akan menelan planet terdalam, Merkurius dan Venus. Namun masih belum jelas apakah bumi juga ditelan Matahari di fase raksasa merah namun, bahkan jika Bumi bertahan, permukaan Bumi akan terpanggang.

“Selama transformasi Matahari menjadi kerdil putih, bintang ini akan kehilangan sejumlah besar massanya dan semua planet akan bergerak lebih jauh. Hal ini dapat mengacaukan orbit dan menyebabkan tabrakan antar badan-badan planet seperti saat awal tata surya yang tak stabil,” katanya.

Hal tersebut juga akan memecah seluruh planet, membentuk sejumlah besar asteroid di mana beberapa di antaranya akan memiliki komposisi kimia yang sama dengan inti planet. Di Bima Sakti, Yupiter akan bertahan hingga evolusi akhir Matahari dan asteroid baru kemudian dalam jangka lama akan menyebar ke arah bintang kerdil putih.

Lebih signifikan lagi, bahan-bahan tersebut mengandung proporsi karbon yang sangat rendah yang sangat cocok dengan bumi dan planet-planet berbatu lain yang mengorbit paling dekat dengan Matahari.

Ini pertama kalinya proporsi rendah seperti karbon di atmosfer bintang kerdil putih diukur dan menunjukkan adanya pencemaran oleh kotoran. Bukti jelas ini menunjukkan, bintang-bintang ini pernah memiliki setidaknya satu planet berbatu yang kini telah hancur dan pengamatan harus menentukan fase terakhir kematian dunia ini.

Atmosfer bintang kerdil putih terdiri dari hidrogen dan atau helium sehingga tiap elemen berat yang datang ke atmosfer diseret ke bawah untuk dijadikan inti dan dalam hitungan hari akan menghilang di gravitasi tinggi bintang kerdil ini.

Mengingat ini, para astronom secara harfiah harus mengamati tahap akhir kematian dunia karena bahan-bahan tersebut menghujani bintang dengan tingkat hingga 1 juta kilogram per detik.

Tak hanya ini bukti jelas bahwa bintang-bintang pernah memiliki tubuh planet luar berbatu yang kini telah hancur, pengamatan pada bintang kerdil putih PG0843 516 bisa menceritakan kisah kehancuran dunia ini.

Bintang ini bertahan dari kepemilikan elemen besi, nikel dan belerang dalam debu di atmosfer dalam jumlah banyak. Besi dan nikel ditemukan di inti planet terestrial karena bahan ini tenggelam ke pusat gravitasi planet, dan begitu pula belerang.

Oleh karenanya, peneliti yakin, mengamati bintang kerdil putih berkode PG0843 516 akan mengungkap proses yang memisahkan inti dan mantel Bumi. Tim University of Warwick sendiri telah mensurvei lebih dari 80 bintang kerdil putih di beberapa ratus tahun cahaya dari Matahari menggunakan Cosmic Origin Spectrograph yang ada di Hubble Space Telescope.

[inilah.com]

2050, Manusia Butuh Tiga Planet Baru


HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Keberagaman ragam hayati di Bumi mulai mengalami penurunan tajam. Hal ini membuat manusia butuh planet baru untuk bisa mengatasi masalah ini.

“Secara keseluruhan, ragam hayati di Bumi turun 28% sejak 1970. Parahnya, di negara dengan pendatan rendah hal ini makin parah yang penurunan mencapai 60%. Kekurangan sistem ala mini paling parah terjadi di negara ini,” kata dirjen WWF International Jim Leape.

Laporan organisasi lingkungan ini memberi pandangan pada ragam hayati di Bumi serta jejak ekologi manusia serta tekanan yang muncul pada tanah dan air. Kita sudah menggunakan lebih dari 50% sumber daya di Bumi. Saat ini, kita seperti hidup dalam 1,5 planet, katanya.

“Jika hal ini terus berlanjut, pada 2050 kita akan butuh tiga planet baru untuk mendukung pola konsumsi manusia yang tak berkelanjutan,” ungkapnya.

Rata-rata, negara dengan pernghasilan tinggi memiliki jejak ekologi lima kali lebih banyak dibanding negara dengan penghasilan rendah.

[teknologi.inilah.com]

Gerhana Matahari Total Kembali Kunjungi Bumi


HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Gerhana matahari total akan kembali sambangi Bumi. Namun hanya beberapa wilayah saja yang beruntung dapat menyaksikannya. Mana saja?

Seperti dikutip dari Inilah.com, gerhana matahari total yang akan terjadi pada 20-21 Mei tersebut bakal bisa dilihat dari China, Jepang, dan AS.

Namun untuk ketiga negara itu hanya beberapa wilayah saja yang bisa melihatnya secara utuh, yang mungkin hanya beberapa menit saja.

"Gurun Nevada, Utah dan Arizona mungkin adalah wilayah-wilayah di AS yang tepat untuk menyaksikan peristiwa tersebut; dengan syarat langit harus jernih dan cerah," ujar Alan MacRobert, Editor dari majalah Sky and Telescope.

[inilah.com]

Rabu, 16 Mei 2012

Siap kan semua ! Minggu sore, cincin api muncul di langit!


HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Setelah Supermoon yang sangat indah beberapa waktu lalu, kini orang-orang yang berada di daratan Asia bagian timur dan penduduk Amerika Serikat di sebelah barat dapat menikmati satu lagi pemandangan langit yang tak kalah spektakuler.

Pada hari minggu depan ini (20/05), astronom memperkirakan bahwa bulan akan menghalangi lingkar matahari atau yang disebut dengan gerhana matahari. Gerhana matahari kali ini akan sangat indah karena letak bulan akan berada tepat ditengah-tengah diameter matahari. Apabila dibayangkan, gerhana matahari kali ini mirip seperti cincin raksasa yang menyala di langit.

Menurut Msn.com, gerhana matahari kali ini disebut dengan annular solar eclipse atau dalam bahasa latin disebut annulus yang berarti cincin kecil. Gerhana matahari ini dapat disaksikan oleh sebagian besar wilayah Asia, Pasifik, dan beberapa bagian di Amerika Latin sebelah utara dan barat. Kawasan Amerika serikat dan Kanada juga dapat menikmati pemandangan ini namun terbatas untuk beberapa bagian saja.

Menurut para Space.com, dalam gerhana matahari kali ini, bulan akan menutupi sekitar 94 persen permukaan matahari. Pada tanggal 20 Mei, fenomena alam ini akan menampakkan diri di Amerika Utara dan pada tanggal 21 Mei, sore hari, gerhana matahari ini dapat dinikmati oleh masyarakat di kawasan Asia.

Sebuah peringatan yang disampaikan oleh para astronom bahwa dilarang untuk melihat ke arah terjadinya gerhana secara langsung dengan mata telanjang, walaupun tertutup oleh bulan, namun beberapa sinar matahari akan dapat membakar retina manusia. Disarankan untuk mengamati dan menikmati pemandangan langit ini dengan menggunakan filter atau kacamata khusus.

Wow, setelah Supermoon menghiasi malam hari dan dijadikan sebagai model oleh banyak fotografer dari berbagai penjuru dunia, minggu besok giliran matahari yang akan menjadi model bagi banyak fotografer tersebut. Memang, keindahan langit dan kuasa Tuhan tidak terbatas.

[merdeka.com]

Minggu, 13 Mei 2012

WOW,Satelit NASA Tangkap Rupa Asli Matahari!


HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Terbukti, dua satelit senilai US500 juta itu berhasil membidik rupa pusat tata surya dari berbagai penjuru. Dua satelit Solar Terrestrial Relations Observatory (Stereo) berada pada posisi yang tepat.Berada pada posisi hasil pergeseran, keduanya justru sanggup meneropong matahari dengan hasil yang sangat menakjubkan. Matahari, bintang yang setia sebagai pusat tata surya yang tampak kekuningkuningan bila dilihat dari bumi, kini tergambar jelas. Pada Minggu (6/2), matahari tepat berada di tengah-tengah kedua satelit Stereo.Dengan posisi seperti itu, menurut NASA, kedua satelit bisa membidik rupa fisik matahari lebih jelas dari sebelumnya. NASA berharap kedua satelit dapat mengambil potret matahari dengan putaran 360 derajat.

Kalau berhasil, hasil itu akan menjadi potret putaran 360 derajat matahari yang pertama sepanjang sejarah program antariksa. Diluncurkan pada 2006,dua satelit kembar pada awalnya diposisikan terpisah dalam rentang jarak tertentu. Misi utama keduanya adalah untuk mempelajari ledakan besar yang diciptakan matahari. Konon, ledakan itu mampu menyemburkan miliaran ton partikel ke arah bumi. Partikel-partikel yang tersembur dari pusat tata surya barangkali indah kalau diteropong lewat kamera khusus. Meski demikian, semburan partikel tetap memiliki efek negatif. Dipaparkan NASA, semburan partikel kerap mengaburkan pandangan astronot atau hanya pesawat antariksa yang tengah menjelajah dekat matahari.

Tidak hanya itu,semburan partikel yang mampir ke bumi pun terkadang mengacaukan beberapa sistem utama,termasuk listrik dan satelit. Profesor Richard Harrison dari Laboratorium Rutherford Appleton,Inggris,yang menjadi investigator proyek menerangkan bahwa kedua satelit telah memberikan gambar-gambar terbaik matahari.“Berada jauh dari garis lurus matahari–bumi, Anda bisa memasang jarak antara matahari dan bumi, lantas melihat awanawan serupa Coronal Mass Ejections (CMEs),” paparnya.

CMEs merupakan istilah yang digunakan ilmuwan untuk menyebut partikel yang tersembur dari matahari.

[sangatunik.com]

Kamis, 10 Mei 2012

Sabtu ini, titik hitam matahari ganggu jaringan komunikasi bumi?



HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Diperkirakan pada sabtu depan ini (12/05), Giant Sunspot akan membawa awan dan sejumlah partikel ke bumi. Walaupun kemungkinan akan menggangu sinyal jaringan telekomunikasi, namun fenomena matahari ini juga akan membawa melahirkan aurora di bumi belahan utara.

Menurut En.Wikipedia.org, sunspot adalah suatu fenomena yang terjadi di photosphere di matahari yang terlihat seperti bintik hitam ditengah-tengah yang sangat kontras dengan warna permukaan matahari. Sunpot ini disebabkan oleh aktifitas magnetik yang ada di permukaan matahari.

Menurut berita yang ditulis di Cnet.com, pada hari sabtu depan, puncak Sunspot matahari akan muncul dan terlihat jelas dari bumi tanpa harus menggunakan teleskop atau peralatan lainnya. Sunspot ini memiliki ukuran 11 kali lebih besar dari permukaan bumi.

Sebenarnya, gejala Sunspot ini sudah terdeteksi oleh NASA Solar Dynamics Observatory pada hari Sabtu lalu (05/05), menurut Nasa.gov. Sunspot ini mengandung tujuh M-Class flare dan beberapa C-Class flare. Para pakar belum dapat memastikan bahwa flare atau lidah api matahari ini juga akan membawa Coronal Mass Ejections (CME) ke bumi atau tidak.

CME adalah hembusan angin yang muncul dari permukaan matahari dan mengandung jutaan radiasi elektromagnetik. Tidak hanya mengandung electrons dan protons dalam jumlah besar, CME juga mengandung beberapa elemen lain seperti helium, oksigen, besi, dan beberapa elemen berat lainnya.

Astronom menamakan Sunspot yang kemungkinan akan memulai 'atraksinya' pada hari Sabtu mendatang ini dengan nama AR 1476 atau Monster Sunspot. Para ilmuwan menyarankan untuk tidak secara langsung melihat Sunspot ini walaupun pada sore hari, matahari akan terlihat sangat terang dan dapat dilihat secara langsung. Menurut para pakar, dengan melihat Sunspot secara langsung akan mengakibatkan kerusakan permanen pada mata.

Seperti yang diulas oleh Space.com, M-Clas flare dan C-Class flare ini lebih kuat dan berbahaya daripada X-Class flare. Sejak tahun 2005 lalu, matahari tidak menunjukkan gejala yang begitu menakutkan, namun apabila prediksi para pakar bahwa Sunspot akan 'menggila' pada hari Sabtu depan, maka bisa dikatakan bahwa hari itu adalah hari pertama matahari 'menggeliat dari tidurnya' setelah lama tertidur.

Banyak pakar mengatakan bahwa kemungkinan pada tahun 2013 depan, matahari akan kembali menunjukkan aktifitas 11 tahun sekali atau yang biasa disebut dengan Solar Cycle 24. Menurut Spaceweather.com, pada pertengahan tahun 2013 mendatang, akan muncul kurang lebih 59 Sunspot di permukaan matahari. Apabila satu Sunspot saja bisa menggangu jalur komunikasi di bumi, apa yang akan terjadi apabila 59 Sunspot muncul secara bersamaan?

[merdeka.com]

Sabtu, 05 Mei 2012

Akhir Pekan, Bulan Purnama Terbesar Hiasi Langit


HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Akhir pekan ini, seluruh warga di dunia akan disuguhi fenomena menakjubkan. ‘Supermoon’ akan menghiasi Sabtu (5/5) malam Anda.

Di akhir pekan ini, bulan mencapai tahap purnama dan di saat bersamaan, bulan mencapai jarak terdekat dengan Bumi.

“Jarak yang biasanya 384 ribu km dari Bumi ini menjadi 357 ribu km. Hal ini akan membuat bulan tampak 10% lebih besar,” kata Profesor Thomas Djamaluddin dari LAPAN saat diwawancara via telepon, Kamis (3/5).

Fenomena ini memiliki nama tersendiri, dari sisi Astrologi, fenomena ini disebut ‘Supermoon’. Namun dari sisi Aastronomi, fenomena ini disebut ‘Purnama Terdekat’. Bulan akan tampak lebih terang dan lebih besar.

Namun, bagi orang awam, fenomena ini tak akan tampak berbeda. “Karena tak ada pembanding, orang awam akan melihatnya biasa saja,” katanya.

Di sisi lain, meski fenomena ini dapat memicu pasang, pasang yang terjadi tak akan berpotensi membahayakan.

“Pada ‘Supermoon’ Maret tahun lalu, banyak yang mengaitkan peristiwa ini dengan kejadian tsunami dan gempa, meski faktanya fenomena ini tak terkait hal tersebut. Purnama Terdekat ini memang bisa menimbulkan pasang, namun tidak berbahaya. Pasang yang terjadi akan berbahaya jika disertai curah hujan tinggi,” paparnya.

[inilah.com]

Ditemukan, Tiga Planet Alien Mirip Bumi


HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-London - Sebuah tim astronom internasional telah menemukan tiga planet baru yang dapat ditinggali oleh manusia. Seperti apa?

Seperti yang dikutip dari IBTimes, ketiga planet tersebut mengorbit pada bintangnya masing-masing dengan jarak yang diperkirakan mampu menampung kehidupan.

Para ilmuwan mendapatkan temuan ini dengan bantuan alat TripleSpec di Mount Palomar Observatory, California.

Ketiga planet tersebut berada di zona aman; jarak yang memungkinkan keberadaan air sangat memungkinkan.

Bintang-bintang yang menjadi induk dari ketiga planet tersebut adalah: KOI 463.01, KOI 812.03 dan KOI 854.01, yang mana masuk ke golongan bintang Bintang Kerdil M (M Dwarf), yang tergolong lebih dingin jika dibandingkan dengan matahari kita.

KOI 463.01, KOI 812.03 dan KOI 854.01 berlokasi di wilayah konstelasi rasi bintang Cygnus dan Lyra.

"Planet-planet ini berada di zona aman yang mampu mendukung kehidupan," ujar Profesor Jamie Llyod dari Cornell University.

[inilah.com]

Minggu, 29 April 2012

Apa itu Blue Moon?

HOWABOUTNEWS.BLOGSPOT.COM-Sebuah bulan biru adalah bulan purnama yang terjadi sebagai bulan purnama kedua pada bulan tertentu. Bulan biru biasanya tidak berwarna biru - yang terjadi hanya, juga, sekali dalam bulan biru, tapi ada kemungkinan untuk sedikit biru di setiap bulan purnama (lebih lanjut di bawah). Definisi bulan biru sebagai istilah yang digunakan saat ini dimulai ketika penulis melakukan kesalahan.


Sebuah "bulan biru" tidak benar-benar biru, karena ini render artis menyarankan. Bulan bisa muncul agak biru jika sudah ada letusan gunung berapi besar yang menempatkan ton partikel di udara, tapi sebaliknya bulan biru lihat bulan purnama beberapa dalam bingkai waktu tertentu.
KREDIT: Dreamstime
Melihat ukuran besar
Ungkapan "biru bulan" adalah "makhluk dari cerita rakyat," jelas Philip Hiscock , sebuah cerita rakyat di Universitas Memorial Newfoundland. "Ini bulan purnama kedua dalam satu bulan kalender."

Hiscock membantu mencari tahu di mana istilah itu berasal. Dulu, " biru bulan "digunakan untuk menggambarkan hal-hal tidak masuk akal. Pada tahun 1946, James Hugh Pruett (1886-1955), astronom amatir, menulis dalam majalah Sky & Telescope. Pruett "membuat asumsi yang salah tentang bagaimana istilah itu telah digunakan dalam Almanak Petani Maine '- yang secara konsisten digunakan" bulan biru "berarti untuk bulan purnama ketiga dalam musim yang berisi empat dari mereka (bukan tiga biasa), "Sky & Telescope editor kemudian menjelaskan. Kesalahan telah diulang dalam sebuah program radio sindikasi pada tahun 1980.

Hiscock dan Texas astronom Donald Olson W. membantu jenis majalah semua hal ini dan mengakui kesalahan kembali pada tahun 1999. Kesalahan menyebabkan definisi yang diterima secara luas bulan biru hari ini: bulan purnama kedua pada bulan tertentu.

Sebuah bulan biru terjadi kira-kira sekali setiap 2,7 tahun.

Tapi bisa bulan benar-benar menjadi biru? Ya, para ilmuwan mengatakan. Jika sudah ada kebakaran hutan baru atau letusan gunung berapi yang dipompa asap signifikan atau abu ke atmosfer atas, adalah mungkin untuk bulan untuk mengambil rona kebiruan. Hanya peristiwa seperti itu membuat bulan menjadi biru pada akhir September 1950, ketika asap dari kebakaran hutan di Kanada melayang turun menyebabkan bulan biru lebih timur Amerika Utara. Letusan Gunung Pinatubo pada bulan Juni 1991 dibuat bulan biru dari berbagai perspektif di planet ini.

Ungkapan "sekali dalam bulan biru" - yang berarti sesuatu yang sangat jarang - tanggal kembali ke 1824.

[Space.com]